LAKI-LAKI itu..

LAKI-LAKI adalah ciptaan
TUHAN yg paling indah.
Dia banyak MENGALAH dari
umur yang sangat muda.

Dia membelanjakan
semua duit,
untuk beli HADIAH,
untuk yang dia CINTA,
hanya untuk melihat
dia TERSENYUM..

Dia KORBANKAN masa
lajangnya hanya untuk
seorang WANITA….
Dia KORBANKAN masa
mudanya demi istri dan anak2nya dengan bekerja sampai malam TANPA MENGELUH.

Dia bina MASA DEPAN
mereka Sekeluarga
dengan hutang
dan membayar cicilan
sampe stress..

Dia telah bersusah payah
tapi masih dimarahi Isteri
dan BOSS. Kehidupan Dia
berakhir hanya untuk
MENGALAH demi
KEBAHAGIAAN orang lain

Kalau dia keluar rumah,
kata org dia NGELAYAP…

Kalau dia tinggal dirumah,
kata org dia MALAS….

Kalau dia marahi anak2,
kata org dia GALAK…

Kalau dia tak marah, kata Org
dia laki-laki yang TAK TEGAS…

Kalau dia tak bolehkan isteri bekerja, kata org dia Seorang yang MENGUNGKUNG…

kalau dia bolehkan isteri
bekerja, kata org dia MAKAN
gaji isteri.

Kalau dia dengar apa kata ibunya, kata org dia ANAK MAMI

Kalau dia dengar kata isteri,
kata org dia DKI
(Dibawah Ketiak Istri)

Kalau dia banyak MENOLONG wanita yg membutuhkan, dibilang HIDUNG BELANG…

Kalau gak mau tolong
wanita lain, katanya KEJAM..

Tapi di tengah terpaan
segala macam tuduhan,
dia tetap TEGAR….
(Never Give Up ugh..!)

Dialah LAKI-LAKI….

HARGAILAH setiap LAKI-LAKI
dalam hidup anda.
Anda tidak akan pernah
tahu apa PENGORBANAN yang
sudah dilakukan buat Anda.

Advertisements

jendela hati

siang itu aku datang ke kampus berniat menemui dosen penguji untuk bimbingan revisi pendadaran.

satu persatu mahasiswa pulang memburu saat terang yang tersisa di ย bawah naungan awan gelap kota jogja.
kampus sudah mulai sepi disiang yang mendung itu.

kulihat seorang mahasiswa sedang mempersiapkan peralatan ujian di ruang pendadaran.
setelah kutanya komposisi dosen yang akan hadir di ruang sidang tersebut, ternyata sama dengan dosen yang akan kutemui siang itu.
ya sudah kuucapkan semoga sukses pendadaran dan akan kutunggu giliranku menemui dosen2 itu selepas ujian pendadarannya.

dalam penantian itu kulihat seorang mahasiswi dengan tumpukan snack disampingnya.
menurut kebiasaan di kampus berarti snack itu ada kaitannya dengan ujian pendadaran yang sementara berlangsung, kemungkinan mahasiswi ini adalah pacar mahasiswa yang ada di dalam, tetapi aku tidak mau berburuk sangka dengan melabeli mahasiswi tersebut sedang berpacaran.

bosan menunggu, kusamperi mahasiswi tadi yang juga sedang menunggu dalam kantuknya.
kutanya dia,
“apakah kamu teman mahasiswa yang ada di dalam?”
“iya”, jawabnya.

lalu obrolan ringan mengalir begitu saja melewati menit2 yang lama hingga selesai pendadaran mahasiswa di dalam.
banyak kata dan canda telah terbentuk dari lidahku dan lidahnya.
mahasiswi itu terlihat senang dan kadang tertawa dengan obrolan kita.
seorang mahasiswa keluar dari dalam ruang sidang.
dia celingukan ke sana kemari mencari seseorang.
ditemukannya orang yang dicari sedang bersamaku.
sedikit rasa cemburu kutangkap dari raut wajahnya.
“aahh… biarlah” jawab batinku nakal.

ragu mahasiswa itu melangkah ke arah kami.
tapi kuyakinkan padanya aku tidak sedang menjadi pesaingmu, kemarilah.
dengan langkah yang kurang pasti ia mendekati kami.

lalu basa-basi menjadi pembuka awal pembicaraan kami.
mahasiswi itu menjadi kurang bicaranya, hanya sesekali dia menimpali.
setelah itu dia diam dalam waktu yang lama.

apakah mahasiswi ini pacarnya mahasiswa ini?
masa bodoh dengan status hubungan mereka,
tp kenapa mahasiswi ini terlihat lebih banyak kata dan tawa bersamaku tadi?
aahh… bukan urusanku.
seperti apa hubungan keduanya, sampai bisa begitu tiba2 mahasiswi ini menjadi pendiam ketika mahasiswa ini datang?
aku juga gak punya waktu untuk menggali jawaban itu.

hanya saja kulihat tatap lembut mahasiswi itu kepada mahasiswa yang baru keluar dari ruang sidang.
yaahhh… itu tatapan cinta yang tidak bisa dijelaskan dengan kata.
mata itu sedang mengalirkan rasa diantara keduanya.
karena aku juga yakin

mata adalah jendela hati, tidak banyak kata namun penuh arti.

yahhh… mereka sedang dilanda asmara, dua insan yang sedang mencinta.
setelah kuberi sedikit salam perpisahan, kutinggalkan mereka untuk mengejar giliranku menemui para dosenku.
semoga berada dijalan yang benar dan langgeng hubungan kalian berdua hingga pada takdir suami istri.

sebaiknya untuk guru ngaji saja lah..

hari ini idul adha
tp kok mendung ya?

gpp langit seperti itu insyaAllah tidak akan menurunkan hujan
kecuali atas kehendak ALLAH.

bismillah kukendarai motor ke sebuah lapangan terdekat, tempat sholat ied diselenggarakan.

Langit mendung menggantung diatas jamaah sholat ied,
tp kami tetap setia mengumandangkan takbir tanpa ada keraguan akan turunnya hujan.
dan alhamdulillah hanya sesaat “kremun” rintik air beserta angin sepoi menyapu ย jamaah.

tiba saatnya sholat dikerjakan,
tp…..
masih ada juga jamaah yang belum masuk shaf,
mereka berlari-lari dengan maksudย mengejar satu rakaat dengan tidak ketinggalan rukuk imam,
tp…..
sholat ied kan ada 7 takbir di rakaat pertama, dan yakin mereka gak sempat mengerjakan itu ๐Ÿ˜ฆ

setelah sholat selesai, khatib naik mimbar,
tp…..
ternyata ada jamaah yang pulang setelah sholat diakhiri dengan salam.
padahal rukun sholat ied itu juga termasuk mendengarkan ceramah khatib.

duh… saudaraku sebegitu awamnya kah engkau mengerjakan sunnah mu’akkad ini?

kuamati wajah2 yang meninggalkan barisan sholat saat khatib masih menyampaikan khutbah.
wajah2 itu bukan wajah2 orang yang sering mengerjakan sholat,
dan parahnya lagi mereka orang2 dengan tampilan yang wah….,
keliatan spt orang kaya(g tau aslinya ๐Ÿ™‚ )

dimana harta yang engkau kumpulkan selama ini?
hanya sekedar u/ membeli perkakas rumah tangga? baju? mobil?
menuruti semua kemauan keinginan?
tidak kah harta itu lebih baik u/ menggaji guru agama atau ustadz yang bisa mengajarimu ilmu agama?
guru agama yang bisa menunjukkan jalan yang indah abadi diantara pilihan jalan2 indah lainnya yang akan sirna seiring berpisahnya jiwa dari raga.

ah… seandainya ada kesempatan menyampaikan itu untuk mereka,
tp aku juga gak mau meninggalkan khatib saat ceramah
dan saat itu engkau saudaraku telah berlalu entah dimana
karena aku juga tidak mengenalnya dilapangan luas itu, maaf……

semoga kelak kita bisa bersama di tempat yang indah abadi, semoga. Amiin..

Puas dengan Pendadaranku

dosen pembimbing : sebetulnya kamu gak lulus, tapi kami perjuangkan sehingga kamu dapat nilai C. Kaget ya?

aku : nggak, biasa saja pak.

(lalu nampak kegusaran pada mimik wajah keempat dosen yang mengisi ruangan itu).

Itulah sepenggal dialog terakhir sebelum ruang sidang menjadi sunyi sampai dengan kubereskan semua peralatan presentasi serta kardus-kardus snack yang tadi dinikmati para dosen.

Hari ini aku bahagia sekali, bukan karena lulus atau sudah pendadaran wong ya hasilnya juga C, tapi karena salah satu tujuanku selama ini telah kucapai. Kalo lulus itu sudah pasti lulus setelah ujian asal bisa menjawab pertanyaan dosen dengan baik dan itu sudah kulakukan sebisa-bisanya.

Satu kepuasan yang kurasakan dihatiku adalah ketika presentasi aku tidak lagi melihat audiens ku sebagai monster lagi, yang bakal membuat aku sulit menelan ludahku sendiri, tatkala selesai kubutuhkan untuk membasahi bibirku agar bisa mengucap kata untuk menjelaskan materi yang kubawakan. Aku berhasil melihat mereka sebagai kolega yang akan melakukan perbaikan terhadap diriku dan juga materi yang kupresentasikan.

Kepuasan kedua adalah tatkala nilai C dibayarkan untuk presentasi dan usahaku menyusun skripsi, sesaat setelah nilai C itu diberikan kepadaku, sekali lagi aku tidak merasa mempunyai pandangan buruk kepada para dosenku, kecewa, sedih, atau terus merasa tertekan.
Saat itu aku berhasil tetap tersenyum, bukan senyum kecut yang kubuat dengan menarik otot diujung kanan dan kiri bibirku, tapi senyum yang tiba-tiba mengembang mengisi ruangan dingin berAC dengan aura kemenangan yang keluar dari hati yang puas.

Yahh… tujuanku melakukan aksi terakhir ini bukan untuk memperoleh nilai, tujuanku sudah beda dengan mahasiswa muda yang masih doyan nilai agar bisa digoreskan dalam lembaran transkrip mereka dan berharap dengan itu mereka mudah diterima di perusahaan ataupun instansi mana saja.
Buat mahasiswa muda, kudoakan semoga apa yang menjadi keinginan kalian jika seperti itu semoga terkabul. amiin.

Memang disatu sisi penulisanku tidak berkualitas dilihat dari beberapa aspek, tapi aku sudah menentukan tujuan yang berbeda di langkah terakhirku di fakultas. Tujuanku adalah lebih ke kualitas pribadiku, cara pandangku terhadap seseorang yang mungkin sifatnya seperti monster ๐Ÿ™‚ dan konsep manusia biasa yang nyaman kujalani saat ini.

Alhamdulillah hari ini aku berhasil melewatinya dengan nilai rasa terukir di hatiku melalui sebuah prosesi pendadaran skripsi dengan nilai C.

Bermain selamanya ….

Beberapa tahun lalu aku membaca arti sebuah surah, tepatnya….

Surah Muhammad ayat 36 :

ุฅูู†ูŽู‘ู…ูŽุง ุงู„ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ู„ูŽุนูุจูŒ ูˆูŽู„ูŽู‡ู’ูˆูŒ ูˆูŽุฅูู† ุชูุคู’ู…ูู†ููˆุง ูˆูŽุชูŽุชูŽู‘ู‚ููˆุง ูŠูุคู’ุชููƒูู…ู’ ุฃูุฌููˆุฑูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุณู’ุฃูŽู„ู’ูƒูู…ู’ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ูŽูƒูู…ู’

Artinya :

Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.

Ketika membaca arti surah tersebut dalam hati aku sempat bertanya “masa sih Allah mengesampingkan dunia ini. Masa kita meremehkan pekerjaan2 kita dan segala urusan duniawi??”. Padahal kalo kita gak punya uang ibadah juga kurang nyaman. Lah kalo perut lapar, sholatnya kan sulit khusyuk.ย 

Gak mungkin seperti itu…. ayat tersebut tidak mungkin memandang kehidupan dunia itu hina atau jelek. Buat apa Allah menciptakan kehidupan dunia ini kalau hanya sia-sia, padahal diterangkan di ayat lain.

Surah Ali Imran ayat 191 :

ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽุฐู’ูƒูุฑููˆู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ู‚ููŠูŽุงู…ุงู‹ ูˆูŽู‚ูุนููˆุฏุงู‹ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ูŽ ุฌูู†ููˆุจูู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽุชูŽููŽูƒูŽู‘ุฑููˆู†ูŽ ูููŠ ุฎูŽู„ู’ู‚ู ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ุฃูŽุฑู’ุถู ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ู…ูŽุง ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ุชูŽ ู‡ูŽุฐุง ุจูŽุงุทูู„ุงู‹ ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽูƒูŽ ููŽู‚ูู†ูŽุง ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู

Artinya :

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Berarti arti kata “permainan” dan “sendau gurau” dalam surah Muhammad ayat 36 itu adalah sesuatu yang baik, sesuatu yang bisa memberikan semangat kepada setiap manusia.

Dari kedua ayat tersebut aku mendapatkan pelajaran yang bisa kubagi buat teman2.
Ini bukan tafsir dari ayat-ayat alQur’an yang telah disebutkan diatas, sekali lagi ya bukan tafsir, cm pelajaran saja… soalnya aku sendiri belum baca tafsirnya.

Kalo takut kena pikiran macem2 ya sudah, STOP bacanya.

 

Kalo yang mau menambah masukan, silahkan lanjutt….

 

OK, kalo gitu kita fokus ke satu kata duluย “permainan”.

Kita semua tentu pernah melakukan suatu permainan baik ketika kita masih kecil ataupun ketika kita sudah dewasa seperti sekarang. Permainan ini bermacam-macam, dari yang amatir atau tidak mencari penghidupan dari permainan tsb, seperti : petak umpet, gobak sodor, benteng2an, dll sampai dengan permainan professional seperti voli, bulu tangkis, bola kaki atau biasa disebut sepak bola yang mungkin(maklum sebulan belum tentu nonton tv sekalipun) masih sering ditayangkan di acara-acara tv.

Dari berbagai macam jenis permainan tersebut bisa kita amati ada hal berikut ini :

  1. Adanya peraturan.
  2. Melibatkan orang lain.
  3. Pemain harus sportif atau tidak boleh curang.
  4. Pelanggar aturan akan diberikan sanksi atau bahkan dikeluarkan dari permainan.
  5. Setiap Pemain memiliki semangat untuk menang dengan cara yang baik.(ada jg sih oknumย ย )
  6. Setiap tim atau perorangan mempunyai strategi untuk mencapai kemenangan.
  7. Setiap orang memegang peranan dan tanggung jawab sendiri2.
  8. Ada kerja sama dengan pemain lain.
  9. Bermain dengan penuh semangat.
  10. Kalau menang kita akan mendapatkan prestis, kebanggaan, atau bahkan imbalan.
  11. Dalam satu tim pasti akan ada persoalan.
  12. Dalam satu tim pasti akan ada pemain yang disukai dan tidak.
  13. Kalau kalah kita pelajari permainan hari ini dan menyusun strategi untuk permainan selanjutnya.
Kita hidup di dunia ini selalu ada aturan yang berlaku. Kita akan pergi dari satu aturan ke satu aturan yang lainnya. Bahkan, permisi…. yang dikatakan sex bebas itupun ada aturannya, yaitu mesti ngesex dengan pasangan tidak halal dan dengan siapa aja asal nafsu sama nafsu, baru itu dapat predikat sex bebas. Jadi mau aturan yang mana yang diambil? mending aturan agama aja yah, lah wong sama2 mengaturย .

Ketika kita masuk dalam satu aturan, berarti kita telah masuk dalam satu permainan.
Mungkin lebih mudahnya kita ambil contoh masuk sebagai pegawai swasta. Di sebuah perusahaan akan ada sebuah sistem kompleks yang mengatur banyak hal hingga perusahaan tersebut dapat berjalan dengan baik. Setiap individu berusaha menaati aturan tersebut agar tidak kena sanksi yang telah ditetapkan. Saling bekerjasama antar individu agar perusahaan dapat maju dengan pesat. Namun, dibalik itu akan ada persaingan yang membutuhkan trik2 dan pengalaman tersendiri diantara individu baik secara kasat mata maupun tidak. Hal ini wajar terjadi, mengingat ego setiap manusia itu pasti ada, cm tergantung seberapa besar ego seseorang. Jika terlalu besar maka bisa dipastikan dia akan menjadi orang yang tidak disukai di lingkungannya. Hingga pada satu titik tertentu akan terjadi permasalahan dan itu harus diselesaikan dengan baik dan bijak.Ada kalanya seseorang yang tidak berpengalaman atau kurang memiliki skill akan selalu kalah dengan teman2 sejawatnya. Hasilnya… dia mungkin lama tidak naik jabatan atau hampir tidak pernah mendapat bonus dari usaha2 yang dilakukannya. Bisa dikatakan saudara kita yang ini selalu kalah dalam permainan di kantornyaKalauย pun kalah lagi , ya sudah…. gak usah bersedih, besok masih ada kesempatan lain.
Lah saya kalah terus e mas, gimana ini???
kalo itu masalahnya, mungkin sampeyan emang gak cocok dengan permaian ini, ikut permainan laen aja deh. Pindah pekerjaan?? terserah… itu sebuah keputusan pribadi yang hanya bisa dinilai oleh saudara.

Di permainan laen saya juga kalah terus mas, gimana sih masnya??
Udah keluar dari kantor, buka usaha malah bangkrut dan keknya udah gak ada yang bisa saya kerjakan.

Loh kok jadi nyalahin saya sih pak??ย ย tenang pak…. ini kan cm permainan. Masih ada Allah yang akan mencukupkan kebutuhan bapak di dunia, cm satu syaratnya pak, bapak mesti sungguh2 ibadahnya(padahal bekerja jg termasuk ibadahย ย ).

Sebetulnya jika kita mampu menjaga ibadah wajib kita dengan baik saja, insyaAllah rizki itu gak pernah berhenti. Cukup jaga sholat 5 waktu di masjid, tilawah setiap hari, insyaAllah cukup, atau kalo belum merasa puas dengan ibadah itu silahkan formulasikan sendiri ibadah2 apa yang akan kita jadikan amalan andalan kita. InsyaALLAH pintu2 rizki akan terbuka dengan sangat2 lebar. Ini sudah saya buktikan sendiri, banyak tawaran pekerjaan yang datang ke saya, tetapi karena dasarnya saya belum terlalu membutuhkan akhirnya banyak yang saya lewatkan begitu saja. Saya ambil secukupnya saja sesuai kebutuhan saya….

Jadi meski pintu rizki terbuka lebar, tetap harus dijemput. Kita harus bermain didalamnya, mengerjakan pekerjaan2 kita, lalu dari situ akan diperoleh hasil dari permainan kita.

Jika kita menganggap dunia itu permainan, maka dalam bekerja pun kita juga seharusnya bisa menyikapinya seperti ketika kita bermain. Dalam bekerja harus penuh semangat, tanggung jawab, menggunakan cara2 yg baik, mengikuti aturan yang telah disepakati, meningkatkan skill atau keterampilan yang menunjang dan yang terpenting adalah dalam bekerja harus benar2ย menikmatinyaย seperti ketika kita sedang bermain. Kalo bekerja itu tidak nikmat, kurasa perlu direnungkan lagi arti pekerjaan itu buat kita, tidak perlu harus sampai keluar dari pekerjaan, tetapi jika keluar dari pekerjaan saat ini, menjadi lebih baik, ya silahkan karena setiap pribadi itu sangat2 berbeda.

Tapi mas… saya gagal terus, gagal terus….ย 

OK, masih ada kata selanjutnya, yaitu “sendau gurau”….
Jika kita gagal terus… gagal teruss…… maka tertawa lah. Itu semua hanyalah kehidupan dunia…. yang tidak akan kita bawa sampai ke akhirat.
ketika kita tertawa dengan kegagalan kita, secara otomatis pikiran kita akan tetap rileks.
Pada tahap rileks ini semua potensi di diri kita akan bangkit dengan sendirinya tanpa kita perintah. Dengan rileks semua beban kita bisa kita pindahkan keluar dari pikiran, sehingga tidak menghantui terus dalam kehidupan ini.

Bisa jadi kegagalan itu memang suatu jalan dari Allah untuk mengingatkan kita, bahwasanya jangan hanya dunia saja yang dikejar, masih ada hal penting yang perlu kita raih dan kejar semaksimal mungkin, yaitu kehidupan akhirat.

Setelah bermain dengan kemenangan atau kekalahan, pada akhirnya kita akan pulang ke rumah.
Pulang ke rumah abadi kita yaitu, akhirat.

Mungkin saudara2 pernah mengalaminya sendiri atau hanya melihat.
Ketika kita bermain dengan teman2 sebaya kita dulu, kalo nakalnya keterlaluan bisa2 kita ditegur sampai dengan dimarahi oleh orang tua anak yang menjadi korban.
Kalo itu sampai ke telinga orang tua kita di rumah, bisa2 kalo kita pulang kena marah juga dirumah.

Demikian halnya dengan permainan di dunia ini.
Jika kita banyak melanggar aturan dan norma, di dunia kita akan kena sanksi pidana, atau perdata atau sanksi sosial, atau sanksi lainnya.ย Selanjutnya setelah kita pulang di akhirat nanti kita juga akan kena sanksi dari Sang Pencipta, yaitu Allah Azza wa Jalla….

Namun sebaliknya jika kita bermain dengan teman2 kecil kita dulu dengan cara yang baik, sering menolong teman, maka orang2 di kampung kita pasti senang dengan kita, malah kadang sampe diberi kue, permen atau hadiah lainnya.
Ketika berita kebaikan itu sampe ke telinga orang tua kita, setiap pulang ke rumah orang tua kita pasti akan bangga melihat buah mereka menjadi anak sholeh dan sholihah, selanjutnya orang tua kita tidak akan segan2 memberikan hadiah dan tentu saja memberikan kasih sayangnya dan kelembutan hati kepada kita.

Demikian juga kelak ketika kita telah pulang ke kampung akhirat. Jika sewaktu kita bermain di dunia ini dengan baik, tentu Allah tidak akan menyia-nyiakan kebaikan yang kita kerjakan dulu. Surga dan kasih sayang Allah telah menanti bagi orang-orang yang berbuat baik.

“Ayo Di main bola lagi…(Jadi ingat iklan epilepsi jaman dulu di tv)”
Saudara-saudari ku, mari kita bermain lagi dengan dengan semangat dan kebaikan bagi sesama.

Subhanallah…. ย sungguh perumpamaan atas dunia ini sangatlah sempurna, padahal itu hanya sedikit kata “permainan” dan “sendau gurau”.ย Satu kata yang bisa memiliki arti begitu luas, padahal berapa kata di dalam al Qur’an??Ya Allah sungguh jiwa ini sangat kerdil dihadapanmu…. ampuni hamba ya Rabb.