Bosan, Hatiku Tertarik oleh Ular Besar Itu!!

Setelah sekian lama(terhitung mulai sekitar tahun 2003 ) bergelut dengan dunia “Software Development” dengan menggunakan bahasa pemrograman utama PHP kurasakan kebosanan yang amat sangat. Kebosanan ini tidak tanpa alasan biasa.

Dimulai dengan perubahan drastis salah satu framework php yang kugunakan dalam mengais rizki di kolong langit ini, lalu dunia gadget yang terus semakin berkembang dan pertemuan-pertemuanku dengan anak-anak muda yang penuh semangat dan pengetahuan yang luas meski tidak mendalam, serta perbandingan hasil dalam rupiah yang kuperoleh. Rasanya semua itu akan menggilas hidupku di masa tua jika aku tidak menambah skill pemrogramanku.

Bahasa pemrograman php itu bisa dikatakan bahasa yang penuh dengan tambal sulam teknologi baru, itu berarti pada dasarnya bahasa ini tidak memiliki kekuatan penuh, tapi entah mengapa dia mampu melakukan penetrasi pasar web development. Yaahh… mungkin pada saat itu kompetitornya(asp) yang dikembangkan oleh microsoft merupakan kode berbayar. Maka secara gotong royong hacker-hacker dunia mempromosikan dan menggunakan php secara beramai-ramai hanya untuk mengalahkan hegemoni microsoft. Fokus mereka adalah menang dari hegemoni perusahaan besar dengan membesarkan kuda hitam yang bersifat open source, php. Mengapa asp dan php yang bertarung pada saat itu?? karena mereka berdua memproklamirkan diri sebagai bahasa pemrograman berbasis web.

Ada beberapa bahasa pemrograman yang serupa, yaitu bahasa pemrograman dengan interpreter yang sebetulnya juga bisa digunakan untuk web development, sebut saja perl, python, dan ruby(muncul paling akhir). Bahasa-bahasa ini mampu digunakan untuk membuat suatu aplikasi berbasis web, meski dengan sedikit kesulitan dalam mengaplikasikannya ke dalam sebuah web server. Mungkin dengan alasan itu pulalah selain php bahasa-bahasa yang lain serasa hambar.

Semakin spesifik kebutuhan pengguna semakin terlihat kemampuan suatu bahasa dalam mengakses sumber daya yang dimiliki oleh pengguna dan bahasa itu sendiri. Dalam banyak hal php memiliki keterbatasan untuk mengakses sumberdaya yang dimiliki oleh user, terutama kaitannya dengan sistem operasi yang digunakan oleh pengguna. Sebagai contoh untuk bisa langsung mengakses printer pengguna, php akan mengalami kesulitan, sebagai solusinya kita bisa menggunakan kemampuan browser untuk mengakses printer pengguna. Kasus seperti itu sedikit sekali dialami ketika membuat suatu website, tetapi ketika kita sudah berbicara aplikasi berbasis website, kebutuhan seperti itu menjadi sangat krusial. Kurasa kejadian-kejadian seperti itu jarang sekali dialami oleh web developer, kalaupun ada itu bisa dinihilkan, tapi itu nyata.

Bermula dari menggunakan sublime text 3, fitur, kecepatan load, serta kebutuhan programmer sangat bisa dipenuhi oleh editor text ini. Selidik punya selidik ternyata sublime text 3 dibangun dengan menggunakan bahasa python. Loh bukannya python tadi katanya untuk web development? Iya bisa juga untuk web development.

Lebih lanjut dalam pencarian dan python ternyata bisa juga untuk aplikasi mobile berbasis android, sedangkan untuk desktop dan mac sudah terbukti dengan aplikasi sublime text 3 tadi yang bisa digunakan untuk desktop(windows), linux, dan mac. WOOWWW….

cari bukti lagi ahh…
python ternyata digunakan oleh perusahaan google dalam membangun website dan search engine nya WOOWWW… lagi

intip sintaks kodenya ahh…
simpel bingit. WOOWWW… lagi bro

cobain framework untuk web developmentnya ahh…
pake Django, automatings dan konsep yang ditawarkannya juga sangat matang, sesuai dengan teori-teori di informatika, apalagi support database yang pertama dan utamanya adalah postgreSQL. Bahkan ada yang mengatakan postgreSQL itu lebih dahsyat dari Oracle loh. WOOWWW… lagi dab…

praktikkan ahh…
ternyata teknologi instalasi sinkronisasi langsung dari sumbernya yang digunakan oleh php baru-baru ini seperti composer, ternyata sudah lama dipake dengan menggunakan pip. WOOWWW… dahsyat…

gak pake lama ahh…

YUK BELAJAR si ular besar Python.

Advertisements

Monggo menawi bade ngobrol rumiyen....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s